Harian Sederhana, Bedahan – Pembangunan ruang kelas SDN Bedahan 03 di Jalan Al Hidayah, Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan menyisakan kerusakan pada ruang kelas lainnya.
Pasalnya, dua ruang kelas yang dibangun bertingkat pada 2018 lalu, pihak pemborong tidak memperbaiki ruang kelas disebelahnya dibagian sambungan, sehingga ruang kelas tersebut bocor karena bagian atapnya dibiarkan menganga (bolong).
“Sudah setahun ini ruang kelas yang sejajar dengan bangunan yang sudah berdiri dua lantai tidak diisi untuk kegiatan belajar dan mengajar, karena bagian sambungannya bolong dampak pembangunan ruang kelas pada tahun lalu,” kata Sutisna, Kepala SDN Bedahan 03 kepada Harian Sederhana pada Rabu (21/8)
Upaya yang ditempuh, lanjut dia, sudah melakukan komunikasi dengan bidang sarana dan prasarana di Dinas Pendidikan untuk memperbaiki ruang kelas tersebut agar bisa difungsikan, tetapi sampai sekarang ini belum diperbaiki sehingga bangunan ruang kelas tersebut dikosongkan.
Karena kekurangan ruangan kelas, lanjut dia, pihaknya berkoordinasi dengan Komite Sekolah untuk bisa direhab, sehingga ruang kelas tersebut nantinya bisa dipergunakan untuk kegiatan belajar dan mengajar.
“Kebutuhan ruang kelas tujuh rombel sesuai dengan jumlah murid, tetapi yang ada baru enam rombel, sehingga ada satu ruang kelas dibagi dua untuk kegiatan belajar dan mengajar,” ungkapnya.
Penggunaan satu ruang kelas menjadi dua bagian untuk kelas 4 dan 5, sebagai upaya memenuhi kebutuhan ruang kelas agar para siswa sebanyak 197 anak yang dibagi tujuh rombel bisa mengikuti kegiatan belajar.
Dirinya berharap dinas terkait bisa melakukan pembangunan dua lokal tambahan bertingkat, sehingga kebutuhan ruang belajar bisa terpenuhi.
“Ruang kepala sekolah sejak dulu tidak memiliki ruangan, sehingga nyampur dengan guru karena ruangan terbatas,” ucapnya.
Dasuki, selaku Komite Sekolah setempat mengakui, perbaikan ruang kelas yang mengalami kerusakan sedang dihitung, nantinya ruang kelas tersebut bisa dipergunakan setelah diperbaiki.
Mengenai anggaran pembangunannya, dikatakannya, diambil dari dana pemeliharaan sekolah dari BOS, jika dana tersebut kurang nantinya akan ditanggulangi secara bersama.
“Sudah hampir setahun satu ruang kelas ini kosong karena bagian sambungannya bocor dampak dari pembangunan ruang kelas bertingkat disebelahnya,” ujarnya.
Dirinya berharap setelah diperbaiki, pihak Dinas Pendidikan membangun gedung ruang kelas baru dua lantai agar kebutuhan ruang kelas di SDN Bedahan 03 bisa terpenuhi.
“Di sekolah ini bangunan ruang kelas masih kurang, kemudian tidak memiliki lahan yang cukup untuk upacara. Berbeda dengan SDN Bedahan 1 lapangannya cukup ideal. Diharapkan nantinya bangunan di bagian depan dibongkar untuk dijadikan lapangan upacara, kemudian semua ruang kelas dijadikan dua lantai sehingga kebutuhan ruang kelas terpenuhi,” imbuhnya. (*)