Harian Sederhana, Sawangan Baru – Sebanyak 100 warga di Sawangan Baru, Kecamatan Sawangan memperoleh pelatihan tata cara pemadaman api.
Kegiatan itu diselenggarakan kali kedua agar masyarakat yang belum mengikuti pelatihan bisa mengetahuinya dan melakukan tindakan konkret saat terjadi kebakaran.
Kepala Seksi Pemerintahan dan Tramtib Kelurahan Sawangan Baru, Mashuri terkait kegiatan ini mengatakan, sosialisasi mitigasi kebakaran sekaligus pelatihan pemadaman api sudah dilakukan kali kedua. Tujuannya memberikan pemahaman kepada masyarakat pentingnya penanggulangan kebakaran.
Kegiatan ini, lanjut dia, merupakan program dari pusat yang diselenggarakan di masing-masing kelurahan, seperti sekarang ini dilaksanakan di sini (Sawangan Baru). Pesertanya, merupakan RT, RW dan elemen masyarakat lainnnya sebanyak 100 orang.
“Jadi, untuk mencegah terjadi kebakaran diharapkan masyarakat waspada. Jika terjadi segera dibantu untuk memadamkan api,” ujarnya, disela-sela sosialisasi mitigasi kebakaran pada Jumat (13/9).
Terkait nara sumber dalam kegiatan ini, Mashuri menjelaskan, pihak kelurahan menggandeng aparatur pemadam kabakaran dari UPT Bojongsari.
Di tempat yang sama, Djoko, Kasubag TU Damkar UPT Bojongsari mengatakan, kegiatan sosialisasi mitigasi kebakaran ini untuk memberikan pemahaman terhadap masyarakat melakukan langkah konkret jika terjadi kebakaran mereka ikut andil memadamkan api.
Tata cara pemadaman api, diungkapkannya, diberikan secara langsung oleh petugas Damkar dengan alat sederhana, seperti membasahi karung goni, lengkap dengan caranya agar api tidak menyambar, tetapi langsung mati.
“Pelatihan ini penting dilakukan supaya masyarakat berani mengambil langkah yang tidak keliru dalam memadamkan api,” tandas Djoko yang dimutasi menjadi Kasie Persidangan di DPRD Kota Depok.
Diakuinya, bahwa masyarakat sekarang ini di wilayah Sawangan dan Bojongsari khusunya peduli jika terjadi kebakaran. Mereka minimal menunjukkan jalan bagi pemadam apabila terjadi kebakaran sehingga mobil Damkar bisa tiba cepat tiba di tempat tujuan. “Jadi, mereka sadar dan peduli jika terjadi kebakaran ambil bagian untuk membantu memadamkan api,” pungkasnya. (*)